jenis jenis lagu yang mempengaruhi banyak orkestra adalah
MengaransemenLagu Nusantara Mengaransemen lagu dapat dimanfaatkan untuk memainkan lagu dengan iringan musik tunggal saja, ada pula yang dimanfaatkan untuk penyajian band, untuk penyajian paduan suara, dan juga untuk penyajian ansambel atau orkestra. Ansambel sering disebut orkestra sederhana. Orkestra adalah suatu kelompok musik besar yang
Jazzadalah jenis musik yang tumbuh dari penggabungan blues, ragtime, dan musik Eropa, terutama musik band. Beberapa subgenre jazz adalah Dixieland, swing, bebop, hard bop, cool jazz, free jazz, jazz fusion, smooth jazz, dan CafJazz. Gospel Gospel adalah genre yang didominasi oleh vokal dan biasanya memiliki tema Kristen.
Yangtergolong musik klasik adalah lagu atau simfoni, atau instrumentalia yang diciptakan oleh para musisi pada zaman klasik yaitu pada tahun 1750-1825. Literasi musik dari Yunani sangatlah mempengaruhi perkembangan musik di seluruh dunia. Di masa setelah Yunani kuno, teori musik dari Yunani mempelopori adanya musik keagamaan di dunia barat
Orkestraberikut dibuat oleh Claudio Monteverdi (1567-1643) ditahun 1607. Dalam Operanya yang diberi nama Orfeo, dia telah punya 40 musisi tang memainkan flute, strombone, cornetts, dan string. Orkestra terus berkembang sampai 1 abad kedepannya dan alat musik yang digunakan pun tambah bervariasi sampai masa Johann Sebastian Bach.
Berikutadalah jenis jenis musik tradisional nusantara : 1. Musik Gambang Kromong ( 1993 - 1996 ) masuk warna baru yang mempengaruhi warna musik Bali. Warna musik lagu Bali yang telah banyak mengalami perkembangan ternyata juga telah mengikuti pola perkembangan lagu Pop Nasional, sehingga kemudian muncullah hits-hits seperti Kidung Kasmaran
Vay Tien Nhanh Ggads. Apa itu orkestra? Bagaimana sejarah Orkestra? Itu tadi adalah pertanyaan yang umum, sebab tidak semua orang tau definisi kata orkestra. Orkestra ialah hal yang berkaitan dengan musik. Untuk mengetahui hal-hal seputar orkestra, mari kita baca selengkapnya pada artikel dibawah ini. Pengertian Musik Orkestra Dari segi etimologi kata, orkestra berasal dari bahasa Yunani kuno yang artinya tempat menari. Sedangkan di beberapa tempat teather ada juga yang mengatakan orkestra adalah tempat-tempat duduk hadapan panggung pemusik dan paduan suara, yang disebut juga sebagai primafila atau platea. Akan tetapi secara umum, arti orkestra ialah sebuah group yang terdiri dari banyak musisi yang memainkan beragam alat musik dalam satu waktu. Memang pada awalnya arti orkestra adalah lokasi dimana paduan suara bangsa Yunani bernyanyi dan menari, hingga awal abad 18, artinya justru menjadi sebutan bagi para musisinya sendiri. Umumnya musik yang dimainkan adalah musik klasik karena demikianlah sejarah dan kebudayaan awal munculnya orkestra. Sejarah Musik Orkestra Abad 16 Dahulu ada banyak orkestra dan tidak semuanya terkenal hingga seantero negeri. Ada salah satu dari sekian orkestra mula-mula, yang pada masa itu sudah mirip dengan Orkestra pada zaman sekarang. Orkestra tersebut dibuat oleh Claudio Monteverdi 1567-1643 ditahun 1607. Dalam Operanya yang diberi nama Orfeo, dia sudah memiliki 40 musisi tang memainkan flute, strombone, cornetts, dan string. Orkestra terus berkembang hingga 1 abad kedepannya dan alat musik yang digunakan pun semakin bervariasi hingga masa Johann Sebastian Bach. Tahun 1600-an hingga 1750-an bisa disebut era Baroque, yang susunan pemusiknya hanya kelompok kecil yaitu 3 Viola, 6 Biola, 2 Cello, dan Harpischord. Akan tetapi justru pada masa inilah awal mula lahirnya orkestra modern, cantata modern, concerto, opera dan sonata. Jenis alat musik gesek yang pada masa Renaissance yaitu Viol kemudian tidak digunakan lagi dan diganti dengan Violin atau Biola, Viola dan Cello. Abad 17 Abad 17 adalah awal zaman Renaissance dimana komposisi penggunaan alat musik dalam orkestra sangat berbeda-beda sesuai dengan negara. Misalnya di Italia, Inggris dan Perancis jenis alat musik yang lebih sering dimainkan adalah alat musik Strings. Sedangkan di Jerman lebih menyukai alat musik jenis Brass. Dikala itu, pertunjukan orkestra hanya dinikmati oleh keluarga kerajaan dan kelompok aristokrat, yang membuat seolah-olah pemusik orkestra terlebih komposernya sendiri adalah golongan elit. Tahun 1750 - 1830 adalah awal berkembangnya era musik klasik yang memberi warna pada musik Sonata sampai masa sekarang. Pada masa inilah berkembang sonata, trio, quartet, modern concerto hingga symphony. Penampilan orkestra Klasik lebih terstruktur jika kita bandingkan pada era Baroque. Awal abad 18 orkestra masih belum disajikan untuk publik, dan penikmatnya masih aristokrat, bangsawan dan keluarga kerjaan saja. Hingga pada tahun 1725 mulai dibuat konser publik yang berbayar di Perancis, yaitu Concerts Spirituels di sebuah aula berlokasi di Tuileries, Paris. Komposer pertama yang berdiri sendiri dan tak bekerja dibawah perintah bangsawan ialah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig Van Beethoven. Pada umumnya untuk memainkan musik-musik yang mereka ciptakan dibutuhkan setidaknya 40 orang musisi. Abad 18 Sekitar tahun 1830 - 1860 menjadi masa perkembangan Virtuoso atau disebut dengan era romantic. Kebanyakan karya-karya dimasa ini bercerita tentang hal-hal emosional seperti kisah tragis dan kesedihan. Chopin, Berlioz, Mendelssohn, Schumann, Verdi dan Liszt adalah komposer-komposer ternama era ini. Sekitar tahun 1680 - 1920 menjadi akhir dari era romantic, dimana musik yang tercipta dikala itu adalah ekspresi emosi mendalam dari komposer seperti Tchaikovsky, yang karyanya adalah curahan ke galauan hatinya dan tentang penderitaan. Gaya musik yang baru dan lebih beragam mulai lahir seiring berjalannya waktu, misalnya gaya impresionisme Debussy dan Ravel, begitu juga seperti gaya nasionalis Sibelius dan Elgar. Menjelang akhir abad ke 18, sudah sering diadakan pertunjukan orkestra untuk publik dengan harga tiket yang relatif tinggi dikala itu. Hanya saja pada masa keemasan Haydn dan Mozart, penonton tidak diwajibkan duduk tenang seperti yang biasa kita lihat saat ini, melainkan dapat minum, makan, minum, berbincang, bahkan ada juga tertidur ditengah jalannya pertunjukan. Ciri-Ciri Musik Orkestra Untuk mengetahui jenis musik orkestra, kita bisa melihat dari banyak hal. Dibawah ini adalah beberapa ciri-ciri dari musik orkestra, diantaranya adalah Musik orkestra didasarkan atas alat musik gesek, baik itu Biola, Viola Selo dan Double Bass. Musisi akan dikelompokkan sesuai alat musik dan not yang dimainkan adalah sama dalam satu suara. Alat musik tiup kayu maupun logam dan alat musik perkusi, ditampilkan dalam jumlah yang berbeda menyesuaikan dengan jenis lagu dan durasi lagu. Orkestra akan dimainkan menyesuaikan dengan tempat dan waktu. Dan daftar lagu yang dimainkan pasti mempertunjukkan standar instrumentasi yang kaya. Orkestra dimainkan oleh banyak pemusik yang kompeten, dan dimainkan bersamaan agar musikalitas yang tinggi dapat disajikan sesuai dengan nada-nada yang dibuat oleh komposer. Jenis-Jenis Musik Orkestra Ada banyak bermacam-macam jenis orkestra, berikut adalah jenis-jenis orkestra beserta penjelasannya. Symphony Symphony adalah orkestra yang dibangun oleh organisasi tertentu, dimana melibatkan banyak sekali pemusik bahkan hingga 100 orang. Banyaknya musisi yang terjun dalam sebuah orkestra ditentukan oleh musik yang dimainkan dan besarnya tempat yang digunakan School Orchestra School Orchestra adalah orkestra yang beranggotakan murid tingkat SD sampai dengan SMU dengan usia 6 hingga 19 tahun. Umumnya pemusik mengikuti ekstrakulikuler musik dan orkestra ini dipinpin oleh guru musiknya sendiri. University/Conservatory Orchestra University/Conservatory Orchestra adalah orkestra yang beranggotakan mahasiswa jurusan musik dalam sebuah universitas. Orkestra ini dipimpin oleh dosen atau professor di universitas tersebut. Tidak jarang juga pada universitas yang cukup besar bisa mempunyai lebih dari satu kelompok orkestra. Youth Orchestra Youth Orchestra adalah orkestra yang beranggotakan anak-anak muda usia 10 - 20 tahun dari regional tertentu. Contohnya adalah Twilite Orhcestra yang dibentuk pada agustus 2004 lalu, dengan arahan dari komposer asal Indonesia, Addie MS. Community Orchestra Community Orchestra adalah orkestra dengan anggota pemain amatir dari satu area atau kota, yang berkelompok dan memberikan penampilan ensemble untuk komunitas tertentu. Tidak jarang juga pemusik yang sudah tergabung dengan orkestra sekolah, univesitas maupun youth, bergabung dalam community orchestra ini. Manfaat Musik Orkestra Dapat meningkatkan IQ. Menghilangkan stress dan mengurangi tekanan. Menstabilkan tekanan darah, detak jantung, dan suhu tubuh. Meningkatkan kreativitas melalui stimulasi otak kanan selama berlatih. Menambah rasa senang karena tubuh memproduksi hormon dopamine. Mendengarkan musik klasik sebelum tidur dapat membuat tidur lebih nyenyak Membantu pikiran untuk lebih fokus Tokoh Musik Orkestra / Komposer Ada banyak sekali tokoh musik orkestra yang terkenal, diantaranya adalah Franz Joseph Haydn Franz Liszt Franz Schubert Wolfgang Amadeus Mozart Giueseppe Verdi Gustav Mahler Johann Sebastian Bach Johannes Brahms Demikianlah pembahasan mengenai pengertian musik orkestra beserta dengan sejarah, jenis, manfaat orkestra, dan komposernya. Semoga penjelasan diatas bermanfaat dan bisa memberikan informasi yang dibutuhkan pembaca mengenai pengertian orkestra.
Jawabanmusik adalah klompok musisi yang memainkan musik klasik orkes simfoniorkes besarmemainkan 100 pemain sedangkan yang kecil 30 hingga 40 pemain. musik klasik maaf klao salah
– Orkestra adalah musik yang dimainkan sekelompok musisi secara bersama-sama. Umumnya, musik yang dimainkan adalah musik klasik. Kata “orkestra” sendiri berasal dari bahasa Yunani kuno, yang diterjemahkan sebagai “tempat menari”. Secara istilah, ia merujuk pada lokasi paduan suara bangsa Yunani; bernyanyi; atau menari. Namun, pada abad 18, kata orkestra menjadi sebutan bagi para musisi itu sendiri. Lalu pada abad ke-17, komposisi penggunaan alat musik yang tergabung dalam sebuah orkestra menjadi sangat beragam, berbeda-beda dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Misalnya jenis alat musik petik lebih banyak dimainkan di Italia, Perancis dan Inggris. Sementara jenis alat musik tiup lebih banyak digunakan di Jerman. Orkestra sendiri dapat memainkan berbagai repertoar seperti simfoni, overture, musik opera, ballet, dan sebagainya. Seiring perkembangan jaman, saat ini banyak yang memainkan musik pop, tradisional dan musik untuk flick dalam aransemen orkestra. Jumlah pemusik dalam sebuah orkestra tergantung jenis yang akan dimainkan, dan keleluasaan ruang. Orkestra simfoni merupakan orkestra dengan jumlah musisi terbesar yang mencapai hingga 100 orang. Sejarah Musik Orkestra Melansir Ensiklopedia Jakarta, pada awalnya, musik orkestra hanya ditampilkan bagi kalangan bangsawan dan keluarga kerajaan, bahkan mereka mempekerjakan grup orkestra dan komposernya sendiri. Saat itu, kelompok orkestra hanya boleh tampil secara khusus bagi golongan-golongan elit. Bahkan, sampai dengan awal abad ke-18, konser publik belum pernah dilakukan karena orkestra masih dimiliki oleh kalangan atas secara eksklusif. Sebenarnya, orkestra pertama terbentuk tahun 1607 oleh Claudio Monteverdi. Dalam opera Orfeo, ia bermain bersama 40 musisi yang memainkan string, flute, cornetts dan trombone. Kemudian dalam kurun waktu satu abad, orkestra mengalami perkembangan terutama jumlah alat-alat musik yang digunakan terus bertambah. Pada era Baroque berkisar tahun 1600-an sampai 1750, musik yang ditampilkan hanya menggambarkan satu emosi saja, hingga berdampak pada susunan musisi dalam orkestra. Bentuknya menjadi kelompok-kelompok kecil yang terdiri dari 6 biola, 3 viola, ii celo, dan harpsichord. Pada masa inilah muncul cikal bakal orkestra modernistic termasuk opera. Hingga akhirnya, di tahun 1725, muncul sebuah konser publik berbayar, yang dilakukan di Perancis yaitu “Concerts Spirituels” di sebuah aula, di Tuileries, Paris. Pada masa ini pula muncul dua orang komposer yang akhirnya benar-benar berdiri sendiri dan tidak bekerja di bawah kelompok bangsawan tertentu. Mereka adalah Wolfgang Amadeus Mozart dan Ludwig Van Beethoven. Musik yang diciptakan oleh kedua komposer itu umumnya membutuhkan musisi hingga twoscore orang. Pada akhir abad ke-18, konser publik sudah sering diselenggarakan meskipun harga tiket yang ditawarkan cukup tinggi. Namun, pada zaman Mozart dan Haydn, para penonton tidak duduk diam seperti sekarang, tetapi dapat makan, minum, bercakap-cakap, bahkan tertidur di tengah jalannya pertunjukan. Memasuki masa modernistic di abad ke-20, berbagai macam teknik dan improvisasi sering dilakukan oleh para komposer tanpa meninggalkan unsur klasiknya. Konduktor semakin dikenal layaknya selebritis, karena ia memiliki tanggung jawab lebih banyak dan masyarakat lebih mudah mengenali sosok seorang komposer dan konduktor orkestra. Pada dasarnya komposisi dasar orkestra abad ke-nineteen masih banyak digunakan, dan musik klasik masih sering dipentaskan dengan berbagai improvisasi yang kreatif. Di Indonesia, orkestra hadir berkat adanya interaksi dengan bangsa-bangsa barat. Pada abad ke-16, banyak pedagang asal Portugal dan negara Eropa datang ke Indonesia. Para musisi kapal yang datang bersama mereka memberikan penampilan kepada raja atau penguasa setempat, dan pada akhirnya musik barat juga mempengaruhi perkembangan budaya di lingkungan istana di Jawa. Infografik SC Musik Orkestra. Alat Musik dan Jenis Orkestra Alat musik yang umumnya digunakan dalam orkestra adalah alat musik gesek, tiup, pukul, dan tidak jarang diiringi dengan vokal, baik solo maupun grup. Berikut contoh-contoh alat musik yang digunakan Alat musik gesek violin, piccolo, biola alto, pompossa, contrabass dan cello Alat musik tiupklarinet, saxofon, flute, trumpet, harmonika, tuba, dan lain sebagainya. Alat musik pukul pulsate, vibrafon, tabular bells, dan lain-lain. Sementara merujuk jenisnya, pada dasarnya musik orkestra dibagi menjadi String Orchetra atau orkes gesek, adalah satuan orkes yang terdiri dari sejumlah alat musik gesek. Simphony Orchestra, adalah standar orkes besar yang dikenal sejak abad ke 15 yang memenuhi syarat untuk memainkan karya simfoni. Chamber Orchestra atau orkes kamar, adalah orkes dalam ukuran yang lebih kecil dengan jumlah pemain yang terbatas. Theater Orchestra atau Light Music Orchestra, adalah satuan musik sejenis simfoni dengan mengikutsertakan alat musik saxofon dan combo band. Combo Orchestra, adalah orkes lengkap yang merupakan menggunakan alat musik yang lebih beragam dari musik simfoni. Cosmopolitan Orchestra, adalah orkes lengkap yang terdiri dari berbagai macam alat, baik alat musik orkes simfoni sebagai intinya atau ragam alat musik tradisional. – Pendidikan Kontributor Ahmad Efendi Penulis Ahmad Efendi Editor Alexander Haryanto
jenis jenis lagu yang mempengaruhi banyak orkestra adalah